Pages

Kamis, 17 November 2011

Memupuk Kasih Sayang dan Kelembutan Diri

Tentang wanita, entah mengapa melulu menjadi sebuah bahasan yang menarik untuk dikupas. Baik disajikan dari buah jemari lembut para wanita sendiri, maupun dari sekadar terkaan kaum lelaki yang mengisahkan para wanita. Setidaknya, alunan dayu dari senandung berikut menjadi bukti berkenyataan. Maher Zein dengan The Rest of My Life, Duhai Pendampingku oleh grup nasyid Edcoustic, Insan Bernama Kekasih yang dipopulerkan oleh UNIC di negeri Jiran, Malaysia, bahkan sampai Iwan Fals berdendang Mata Indah Bola Pingpong.
Wanita, telah menjadi sosok makhluk yang melengkapi dunia ini dengan paripurna. Lakunya malah bisa dinarasikan menjadi sebuah lirik yang indah dengan melodi yang membius.
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.”
(HR. Muslim).
Raga, jiwa, peran, posisi, dan aktualisasi para wanita tak ayal mempunyai tahta yang teramat krusial bagi siapapun manusia. Wanita diberi keistimewaan menjadi yang pertama kali merasakan adanya kehidupan manusia di dalam rahim. Wanita yang memberikan air susu kepada para bayi sebagai makanan pertama paling bergizi dan menyehatkan. Hingga wanita pula yang senantiasa memberikan peluk dan ruang terhangat untuk menerima apa adanya setiap kehadiran manusia di sisinya. Bahkan hingga ribuan kata ini telah dicoba untuk melukiskan kasih sayangnya seorang wanita, mungkin tak sampai genap kasih sayang itu tuntas teruraikan. Wallahu a’lam.
Sayangnya, sebagian wanita menjadi terlupa bahwa semata-mata kasih sayang yang tersemat dalam berlakunya sikap mereka adalah anugerah Allah Azza wa Jalla, sang Maha Penyayang dan Pengasih. Diriwayatkan dari sahabat nabi, Abu Hurairah r.a., “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Allah telah menjadikan kasih sayang-Nya terbagi dalam seratus bahagian. Dia menahan sembilan puluh sembilan bahagian di sisi-Nya dan menurunkan satu bahagian ke bumi. Dari satu bahagian itulah para makhluk saling kasih-mengasihi sehingga seekor ibu binatang mengangkat cakarnya dari anaknya kerana takut melukainya.” [HR. Imam Muslim].
Pernah suatu hari Sayyidina Umar datang menghadap Rasulullah Saw. dengan membawa beberapa orang tawanan. Di antara para tawanan itu terlihat seorang wanita sedang mencari-cari, lalu jika ia mendapatkan seorang bayi di antara tawanan dia terus mengambil bayi itu lalu mendakapkannya ke perut untuk disusui. Lalu Rasulullah Saw. bersabda, “Bagaimana pendapat kamu sekalian, apakah wanita ini akan melemparkan anaknya ke dalam api?” Para sahabat menjawab, “Tidak, demi Allah, sedangkan dia mampu untuk tidak melemparnya.” Rasulullah Saw. bersabda, “Sungguh Allah lebih mengasihi hamba-Nya daripada wanita ini terhadap anaknya.”
Allah Swt. Dialah yang mempunyai kekuasaan menitipkan sepercik dari samudra kasih sayang-Nya yang teramat luas bagi para wanita dunia maupun bidadari surga. Maka kelembutan dan kasih sayang para wanita telah terpancarkan memenuhi dunia kian harinya. Begitu seterusnya, semenjak Siti Hawa sampai dengan ibu-ibu masa kini.
Mungkin karena acap kali distigmakan bahwa wanita adalah kelembutan atau wanita adalah kasih sayang, kita menjadi kurang menyadari bahwa kepemilikan rasa welas, asih, sayang, dan lembut tersebut adalah milik Allah. Para wanita semestinya memohon dan memintanya kepada Allah Swt. Fitrah kelembutannya akan menjadi tumpul manakala tidak diasah. Fitrah kebeningan jiwanya akan menjadi keruh manakala selaksa jiwa di dalam hati gelap dan pekat. Fitrah pengasihnya akan menjadi hambar manakala nutrisi ruhiyahnya gersang.
Oleh karena itu, tak sedikit pula kita saksikan dewasa ini cerita kebengisan para wanita terhadap saudara, orang tua, suami, maupun darah dagingnya sendiri. Ibu yang tega membuang anak, istri yang berani membakar suami, maupun anak perempuan yang kejam menyakiti hati orang tua sendiri.
Jadi, saudariku muslimah, mari memohon, meminta, dan berdoa pada Allah Azza wa Jalla, duhai para wanita yang telah Allah muliakan.
“Hendaklah salah seorang dari kamu memohon seluruh kebutuhannya kepada Rabbnya, sampai-sampai tali sandalnya apabila putus.” (HR At Tirmidzi dalam Ad Da’awaat)
Perkara tali sandal putus pun, Rasulullah mengajarkan kita untuk memohon pertolongan kepada Allah. Apalagi perkara memohon kasih sayang dan kelembutan yang berharga mulia bagi dunia ini. Maka selayaknya bagi “apapun” seorang wanita adalah merutinkan perbanyak doa. Bagi para bunda yang telah diamanahi karunia putra dan putri, bagi istri yang mendoakan suaminya agar selamat bekerja di luar rumah. Maupun bagi para anak gadis yang masih berada di bawah asuhan ayahnya. Tidaklah sama sekali salah bila mereka mendoakan kebaikan bagi diri, suami, orang tua, dan keturunannya.
Tidaklah seuntai doa telah merayap naik ke petala langit yang tujuh melainkan akan dikabulkan oleh Allah Swt. “Dan Rabbmu berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS Ghafir: 60).
Juga sesuai dengan yang telah diriwayatkan dari sahabat Jabir r.a. bahwasanya Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Tiada seorang hamba yang meminta dengan suatu permohonan, melainkan Allah akan memberi apa yang ia minta, jika ia menahan diri dari suatu perbuatan perbuatan maksiat, Allah Ta’ala akan menyelematkan dirinya dari bahaya, atau diampuni dosa-dosanya. Selama si hamba tidak berdoa kepada perbuatan (amal) yang mendekatkan diri kepada dosa, atau berdoa agar terputus dari persaudaraan dengan karib kerabatnya.”
Maka tidak ada keraguan sedikit pun bahwa doa-doa kita tak akan berbalas oleh Azza wa Jalla. Kelak akan terkabulkan, kapan pun masa yang paling tepat menurut Allah. Hanya diri kita lah yang kadang terlalu cepat mengecap keputusasaan dan memasung baik sangka. Oleh karena itu, menjadi tidak mengherankan dan bukanlah hal yang lucu, apabila ada seorang gadis kecil belasan tahun memanjatkan pengharapan, “Ya Allah, ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan ,keluarga, dan keturunan kami sebagai penyenang hati dan jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”
Gadis kecil itu mungkin tidak berharap doanya akan terkabul seketika, melainkan ia mengetahui bahwa Allah akan mengabulkan doa tersebut saat yang tepat meski beberapa tahun yang akan datang. Sebagaimana dikatakan sahabat Ali bin Abi Thalib r.a., “Demi Allah, aku tidak pernah memikirkan apakah doaku diterima atau tidak. Yang kupikirkan adalah aku bisa berdoa atau tidak. Karena jika engkau menyelesaikan sebuah doa, maka jawabannya itu pasti langsung mengikutinya.”
Kini, marilah kita simak kesaksian manusia teragung sepanjang zaman yang akan mengisahkan mukjizat diri beliau sendiri, Rasulullah Muhammad Saw., “Sesungguhnya aku adalah penutup para nabi, dan Adam terbuat dari tanahnya. Aku akan mengabarkan tentang awal itu semua yaitu doanya moyangku Ibrahim a.s., kabar dari Isa tentang aku, mimpi yang dialami ibuku dan juga yang dialami oleh ibunya para nabi.” (HR Imam Ahmad diriwayatkan dari Al Arbadh bin Sariyah).
Benarlah bahwa doa Nabi Ibrahim yang terpanjatkan ratusan bahkan ribuan tahun silam jauh sebelum kelahiran Rasulullah Muhammad Saw telah terkabulkan pada diri beliau. Allah Swt. telah mengabadikan perisitiwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail saat di tanah Haram berdoa, “Ya Tuhan Kami, jadikanlah kami orang yang berserah diri kepada-Mu, dan anak cucu kami (juga) umat yang berserah diri kepada-Mu. Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka…” Yang termaktub di dalam Al Quran surat Al Baqarah 128-129.
Sekarang, mari berdoa sebanyak-banyaknya agar Allah memupuk kasih sayang dan kelembutan pada diri dan jiwa kita, duhai para muslimah. “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah dibanding doa.” (Riwayat At Tirmidzi)

Kamis, 13 Oktober 2011

wanita bukan hanya tempat pemuas nafsu

wanita bukan hanya sekedar pemuas nafsu kaum adam saja teta[i wanita adalah makhluk yg indah,tempat berkasih sayang,teman dalam menjalani hidup ini .nabi adam as saja merasa kesepian dan hampa hatinya walaupun beliau tinggal di surga yaitu tempat indah yg tiada tandingannya dimanapun.

akhirnya beliau meminta teman di surga agar tida kesepian yaiut hawa seorang wanita maka janganlah hanya memandang wanita dengan nafsu dan syahwat saja bila melihat wanita yg cantik dan ayu wajahnya .

jika kita bisa melihat wanita dari sisi cinta,ingat cinta bukanlah nafsu untuk berhubungan suami istri banyak orang2 beranggapan bahwa melakukan hubungan suami istri itu adalah cinta ini khususnya bagi para remaja abg yg sedang masa puber mereka (wanita)rela melepaskan kehormatannya buat pacar karena cinta padahal mereka belum menikah.akhirnya jika sudah lepas kehormatannya dan hamil bagaimana?beruntung jika laki-lakinya mau bertanggungjawab tapi tetap saja itu sebuah aib bagi keluarga bukan .

wanita akan kehilangan masa depan ,masa remaja yg tidak akan pernah kembali laki karena sudah mengandung seorang bayi dan harus merawatnya ,sekolahnya terputus karena aib itu sendiri.maka saya berpendapat buat para kaum adam lihatlah wanita dari kepribadian yg baik,manis,ramah tamah bukan melihat dengan nafsu.karena yg membuat wanita memperlihatkan auratnya yg membuat kita tergoda adalah kesalahan kita sendiri yg melihat wanita dengan nafsu itulah yg mendorong kaum hawa ini berlomba-lomba mempercantik dirinya agar dapat perhatian kita .

Peran Dan Tugas Perempuan

Di dalam suatu pernikahan, selain sebagai seorang istri, perempuan juga berfungsi sebagai ibu rumah tangga, artinya yang mengatur berbagai macam urusan rumah tangga agar berjalan lancar dan mulus. Banyak sekali tugas dan tanggung jawab perempuan sebagai ibu rumah tangga, diantaranya mengatur keadaan rumah agar terlihat rapi, bersih dan nyaman, juga mengatur menu makanan yang akan disajikan, disusun agar semua gizi nya seimbang, dipikirkan cara memasak yang sehat, pemilihan bahan yang tepat, dan lain-lain.  Pengeluaran keuanganpun harus diperhatikan agar tidak defisit sebelum akhir bulan. Cobalah mengatur keuangan dengan benar, prioritaskan pos-pos pengeluaran yang penting terlebih dahulu, seperti membayar angsuran (karena kalau tidak dibayarkan tepat waktu akan berbunga), membayar hutang (kalau ada), membayar kewajiban-kewajiban lain, barulah dipisahkan untuk belanja keperluan bulanan dan belanja harian.
Selain pengaturan keuangan, pengaturan waktupun tidak kalah pentingnya. Pintar-pintarlah mengatur waktu agar semua hal bisa berjalan di waktu yang tepat untuk hasil yang maksimal. Kenalilah siklus tubuh kita dan pasangan kita, misalnya istri yang tidak biasa tidur terlalu malam mungkin akan nggak nyambung kalau diajak bicara / membahas suatu masalah pada “akhir harinya”, cobalah menemukan waktu yang tepat untuk segala sesuatunya.
Untuk perempuan sebagai wanita karir atau wanita bekerja yang masih single, tentulah bisa menentukan / memutuskan sendiri segala sesuatunya, juga hal yang menyangkut masalah waktu. Untuk perempuan menikah yang bekerja, bijaksanalah menentukan perusahaan dimana anda akan bekerja, sebisa mungkin pilihlah iklim perusahaan yang cocok dengan keadaan kita, karena walaupun bekerja penting, tetapi mempunyai waktu untuk keluarga adalah prioritas utama. Selagi bisa memilih, pilihlah dengan bijaksana. Selain memilih perusahaan, pilihlah bidang pekerjaan yang kita sukai, karena sesuatu yang kita sukai biasanya akan menghasilkan hasil yang maksimal.
Perempuan di masa dulu dan masa kini, baik sebagai ibu rumah tangga ataupun perempuan bekerja sama pentingnya. Sebagian perempuan ada juga yang menggabungkan statusnya sebagai ibu rumah tangga sekaligus sebagai perempuan bekerja di rumah, seperti halnya dengan ibu saya yang mempunyai hobby / kesenangan menjahit dan menjadikan hobby nya itu sebagai sesuatu hal yang bisa juga dikerjakan secara professional dan menghasilkan, sehingga kamipun ikut bangga ketika beliau me-launching kecil-kecilan busana dengan labelnya sendiri yang merupakan gabungan dari nama kami anak-anaknya.
Jadi, bersyukurlah selalu apapun peran kita sebagai perempuan di masyarakat, karena banyak hal yang bisa disyukuri dan dibanggakan sebenarnya, bila kita menyadarinya. Banyak-banyaklah melihat dan belajar bagaimanan peran dan tugas perempuan dari sekeliling kita dan banyak-banyaklah membaca hal yang penting dan perlu dibaca untuk menambah pengetahuan dan wawasan kita sebagai seorang perempuan.

Kamis, 29 September 2011

Di Balik Airmata Perampuan

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.

"Aku tidak mengerti", kata anak itu.

Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.

Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"

Tuhan berkata:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya " "Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan.

Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."

"Kau tahu:
Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."

Rabu, 14 September 2011

SUKSES ADALAH HAK SAYA

"sukses adalah hak saya"
"sukses adalah hak saya ! sukses bukab milik orang-orang tertentu. sukses adalah milik anda, milik saya dan milik siapa saja yang menyadari, menginginkan dan memperjuangkan dengan sepenuh hati..." Andre Wongso

Karena kesuksesan adalah hak setiap oarang, sepanjang orang yang bersangkutan menyadari, menginginkan dan memperjuangkannya dengan sepenuh hati. Maka setiap orang pada dasarnya bisa merancang kesuksesannya sendiri, asalkan ia menguasai prinsip, cara, bidang dan pelajaran utama untuk menciptakan sendiri kesuksesan masa depan.

Apakah saya bisa sukses ?
Brian Tracy, penulis yang masuk dalam Guines Book Of Recodrd mengatakan, "kehidupan seperti balok kombinasi ; tugasmu menemukan angka-angka yang tepat, dalam susunan tepat, sehingga kau dapat memperoleh apapun yang kau inginkan".

Renungkan Al-Qur'an Surah Ar-Ra'du ayat 11 "sesungguhnya allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum hingga mereka berusaha untuk merubah keadaan mereka sendiri".
Seperti yang sudah dituliskan diatas bahwa setiap orang pada dasarnya dapat merancang kesuksesannya sendiri. asalkan dia menguasai prinsip, cara, bidang dan pelajaran utama untuk menciptakan sendiri kesuksesan dimasa depan. Terkait prinsip, ada tiga prinsip utama untuk menciptakan kesuksesan bagi diri anda sendiri.

Prinsip utama 1: Bertanggung Jawab 100% atas Kehidupan Anda
"Kau harus bertanggung jawab atas kehidupanmu. Kau tidak bisa mengubah keadaan, musim atau arah angin. Tapi, kau bisa mengubah diri sendiri".Jim Rohn, filsuf bisnis nomor 1 amerika.

Siapakah yang paling bertanggung jawa atas kehidupan, nasib dan apa yang telah anda capai dan miliki hari ini? Hanya ada stu orang yang bertanggung jawab atas hasilkehidupan yang Anda jalani. Oarang iti adalah Anda sendiri. Jika ingin berhasil Anda harus bertanggung jawab 100% atas semua yang Anda alami dalam kehidupan anda. Hal itu termasuk apa yang anda peroleh, tingkat prestasi Anda, hal-hal yang anda hasilkan, mutu hubungan anda, kondisi kesehatan fisik anda, penghasilan anda, utang anda, perasaan anda -- semuanya !!

Kenyataan, kebanyakan dari kita sudah terbiasa menyalahkan sesuatu diluar diri kita sendiri atas kehidupan kiat yang tidak kita sukai. Kita menyalahkan orangtua kita, atasan kita, teman kita, media, rekan kerja, pelanggan kita, pasangan kita,
cuaca, krisis ekonomi, buruknya keuangan kita – siapapun dan apapun yang bisa kita jadikan KAMBING HITAM. Kita tak pernah melihat ke sumber masalahnya – DIRI KITA SENDIRI….
Siapakah yang paling bertanggung jawab atas kehidupan saya hari ini?
Hasil yang saya peroleh hari ini?
Apakah saya bertanggung jawab 100 % atas kehidupan saya?
Apakah saya pernah menyalahkan orang lain atas kejadian apapun dalam hidup saya?
Apakah saya pernah mengeluh tentang sesuatu?
Jika ya, berarti Anda tidak bertanggung jawab 100 % atas kehidupan Anda. Bertanggung jawab 100 % berarti Anda mengakui bahwa Anda menciptakan semua yang terjadi pada diri Abda. Hal itu berarti Anda mengerti bahwa Anda-lah penyebab semua pengalaman Anda. Jika Anda benar-benar ingin sukses, dan saya tahu Anda sangat ingin, maka Anda harus berhenti menyalahkan orang lain dan mengeluh, serta mengambil tanggung jawab penuh atas kehidupan Anda – itu berarti semua hasil perbutan, baik kesuksesan maupun kegagalan. Itulah syarat menciptakan kehidupan sukses. Hanya dengan mengakuinyalah – bahwa Anda yang menciptakannya semuanya sampai sekarang – Anda bisa mengambil alih kendali untuk menciptakan masa depan yang Anda inginkan.
“Anda tidak bisa menyewa orang lain untuk berolah raga untuk Anda. Anda harus melakukannya sendiri jika ingin memperoleh manfaatnya. Entah itu berlatih fisik, peregangan, bermeditasi, membaca, belajar bahasa baru, menciptakan kelompok perencana, menentukan target yang terukur, memvisualisasikan kesuksesan, mengulangi penegasan, atau berlatih ketrampilan baru, Anda-lah yang harus melakukannya. Tak ada orang lain yang bisa melakukannya untuk Anda,” Jim Rohn, filsuf bisnis nomor satu Amerika.
Berhentilah mencari alasan, berhenti mengeluh, berhenti menyalahkan keadaan di luar diri Anda. Anda harus berhenti melakukan semua itu selamanya.
Jika sesuatu tidak berhasil sesuai dengan rencana, Anda harus bertanya kepada diri sendiri, ”Bagaimana cara saya melakukannya? Apa yang saya pikirkan? Apa keyakinan saya? Apa yang tidak saya katakan? Apa yang tidak aku

Selasa, 23 Agustus 2011

Wanita Vs Laki-laki

1. Wanita lebih berani, lebih dari 55 % wanita memeriksakan giginya secara rutin dibanding 40 % pada lelaki.
2. Sperma laki-laki yang menentukan jenis kelamin bayi.
3. Bayi perempuan cenderung lebih cepat berjalan dan berbicara, bayi laki-laki 2 bulan lebih lambat

4. Lebih banyak kehamilan dan kelahiran dengan komplikasi saat mengandung bayi laki-laki daripada bayi perempuan.
5. Wanita mempunyai sel darah 1 juta lebih sedikit daripada laki- laki dan rata-rata berat otak laki-laki + 1,4 Kg, wanita kurang dari itu.
6. Pergantian kelamin lebih banyak dilakukan lelaki.
7. Basikal laki-laki mempunyai setang/palang di tengah basikal.
8. Wanita sangat menimbang-nimbang masalah dan perubahan sehari-hari ( misal : penggunaan alat baru ).
9. Pada tulang punggung manusia, wanita lebih lebar dan besar, mengikuti perkembangan tulang panggul untuk proses persalinan. Lebih banyak timbunan lemak pada punggong, Laki-laki lebih banyak timbunan lemak pada perut.
10. Wanita kurang mampu menahan dingin disebabkan permukaan kulit yang lebih besar, sehingga lebih suka pada suhu ruang yang lebih hangat.
11. Laki-laki lebih suka bicara langsung sesuai tujuannya, sementara pembicaraan wanita terputus-putus dengan keraguan dan perasaan. Disebabkan serabut penghubung antara belahan otak kanan ( intuisi ) dan kiri ( logika ) lebih sedikit pada wanita. Sehingga ekspresi perasaan lebih mudah terjadi pada wanita.
12. Wanita lebih baik indra penciumannya disebabkan tingginya hormon estrogen yang diketahui sebagai aktivator reseptor penciuman.
13. Wanita mempunyai 75 % lebih banyak kelenjar keringat/peluh ( yang menghasilkan bau badan ) daripada laki-laki.
14. Kemampuan indra lelaki untuk mengecap rasa masam, manis dan masin lebih rendah pada wanita.
15. Hubungan yang rapat/intim diluar pernikahan, laki-laki dua kali lebih banyak.
16. Lebih dari dua kali pada wanita cenderung homoseksual pada usia 45 tahun daripada laki-laki.
17. Pada saat usia tua wanita mengalami kerontokan rambut, pada usia yang sama sebagian besar laki-laki mengalami kebotakan. Kebotakan disebabkan produksi berlebihan dari hormon androgen ( hormon laki- laki ).
18. Mata laki-laki rata-rata lebih besar daripada wanita, mata wanita lebih banyak bahagian yang berwarna putih.
19. Lebih banyak wanita menggunakan kacamata dan lensa kontak, antara usia 16 – 44 tahun.
20. Secara umum hidung laki-laki lebih besar daripada wanita. Sedangkan wanita rata-rata mempunyai bibir lebih besar dibanding laki-laki.
21. Rata-rata pendengaran laki-laki menurun sekitar usia 32, wanita usia 37.
22. Lebih banyak wanita dapat bernyanyi tanpa suara sumbang dibanding laki-laki. Pita suara laki-laki lebih panjang dan saluran napasnya 30 % lebih besar.
23. Bagi Lelaki, jika berkomunikasi dengan sesama jenis saling berjauhan dengan ada ruang antara diantara mereka dan bereaksi negatif jika seseorang masuk di antara ruang jarak pembicaraan. Laki- laki lebih mudah tertekan pada kerumunan yang membatasi ruang geraknya.
24. Berpapasan dengan wanita pada jalanan ramai, laki-laki menghadapkan tubuhnya menghadap wanita yang dilewatinya. Wanita cenderung membalikkan badan, sering secara tidak sadar menempatkan tangan di depan badannya untuk melindungi dada.
25. Wanita memproduk dua juta sel telur selama hidupnya mulai usia 4 bulan ketika masih dikandung, laki-laki terus memproduksi sperma hingga usia tua.
26. Kekuatan meramas tangan laki-laki dua kali lebih kuat daripada wanita.
27. Kira-kira 48 % laki-laki mendengkur ketika tidur, hanya 22 % pada wanita.
28. Wanita rata-rata 153 detik berada di toilet, laki-laki 113 detik.
29. Hubungan keluarga yang baik meninggikan kualiti hidup: 62 % wanita, 49 % lelaki.
30. Satu berbanding empat, wanita dibanding laki-laki yang berbicara gagap.
31. 30 % wanita secara sexual lebih aktif pada saat bulan purnama.
32. Lebih banyak wanita menggunakan cincin kawin.
33. Ketika terjadi ketidak-sesuaian/tidak bertegur-sapa antara sesama jenis, laki-laki langsung menemui, wanita menjauhi.
34. Rata-rata laki-laki membaca lebih lama daripada wanita, tetapi lebih banyak dua kali wanita yang membaca daripada laki-laki.
35. Lebih dari dua kali ganda wanita yang hidup sendiri dibanding laki-laki setelah usia 65 tahun.
36. Memilih warna Merah atau Biru: Lelaki lebih banyak memilih merah, wanita warna biru.
37. Semua rekod Olimpik untuk kecepatan berenang, lari, lompat tinggi, lompat jauh dipegang atlet laki-laki.
38. Wanita lebih banyak menggunakan kataganti diri “Saya” dibanding laki-laki.
39. Laki-laki lebih baik dalam membaca peta dan dalam keahlian ukur ruang. Laki-laki cenderung lebih mudah melakukan dua pekerjaan ( abstrak dan logika ) pada waktu bersamaan.
40. Dalam 99 % pereputan tulang terjadi pada wanita setelah menopause, setelah hormon estrogen menurun. Tetapi wanita lebih sedikit mengalami pengerasan pembuluh darah, karena estrogen menjaga pembuluh darah lebih lentur dan menolong mencegah naiknya kholestrerol.
41. Penelitian di Amerika, wanita menggunakan waktu hampir dua kali lebih banyak untuk berbelanja dibanding lelaki.
42. Perkawinan yang memuaskan lebih banyak terjadi pada lelaki dengan usia lebih tua, dibanding pada wanita pada usia sama.
43. Lebih banyak wanita yang menyatakan dirinya sakit kronik daripada lelaki.
44. Penelitan di Australia, tiga kali ganda laki-laki dibanding wanita yang meninggal karena kanker paru-paru dan penyakit jantung.
45. Tetapi 2446 wanita berbanding 16 lelaki yang meninggal karena kanser payudara pada tahun 1990.
46. Dalam status perkawinan, lelaki meningkatkan usia harapan hidup. Tetapi bagi wanita pula, usia harapan hidup lebih tinggi jika hidup sendiri.
47. Penelitian di Australia, pembunuhan dilakukan 86 % oleh laki- laki, 95 % penghuni penjara adalah pria.
48. Penelitian di England, anak laki-laki lebih mudah dibohongi /dipedaya daripada anak perempuan.
49. Rata-rata wanita tidur lebih lama 1 jam daripada lelaki pada waktu malam.
50. Wanita secara umum yang lebih menentukan corak dan gaya pakaian yang dipakai

Kelebihan wanita di banding pria

Ada seorang lelaki datang kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bertanya, “Wahai Rasululloh, siapakah orang yang paling berhak saya pergauli dengan baik?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Dia berkata, “lalu siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Dia berkata, “lalu siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu” Dia berkata lagi, “lalu siapa?” Beliau menjawab, “Ayahmu” (HR. Bukhari & Muslim).

Kenapa Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai menyebut ibumu sampai tiga kali, baru kemudian ayahmu? Ini Karena keutamaan ibu dimata seorang anak. Dialah yang mengandungnya, menyusuinya, mencurahkan segenap kasih dan waktunya, ia pula yang memberikan pendidikan awal yang sangat berpengaruh bagi masa depan sang anak.
Selain keutamaan sebagai seorang ibu, wanita juga memiliki kelebihan dalam hal perasaan yang jauh lebih lemah lembut. Sehingga dalam hal pengasuhan anak, seorang wanita tentu lebih bisa diandalkan.
Dalam hal kepandaian, tidak sedikit wanita yang mempunyai kecerdasan melebihi pria. Diantaranya Ummul Mu’minin ‘Aisyah radhiyallohu ‘anha. Beliau menjadi tempat bertanya para sahabat. Beliau adalah guru para tabi’in, diantaranya yang paling menonjol adalah Atha’ bin Abi Rabbah.
Ummul Mu’minin Ummu Salamah radhiyallohu’anha juga dikenal memiliki pemikiran yang cemerlang. Keika tak seorangpun sahabat yang bangkit saat Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan sampai tiga kali untuk menyembelih kurban sebagai tanda umroh pada waktu perjanjian Hudaibiyah, maka Ummu Salamah memberikan saran yang sangat tepat kepada Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk mengatasi situasi tersebut.
Bagaimana dengan mukminah di jaman sekarang yang serba materialistis ? semoga dengan kondisi jaman seperti sekarang ini tidaklah menghalangi lahirnya Aisyah-Aisyah baru atau generasi muslimah seperti Ummu Salamah dan ummahatul mu’minin lainnya.
~~ Jika ikhwan tau ada akhwat yang seperti itu, pastilah mereka akan berlomba terlebih dahulu untuk meminangnya